Tepatnya kemarin malam, bahkan sampai tadi subuh aku sama sekali nggak bisa tidur. Bahkan sampai pusing, takut dan kuatir lagi tentang semua rencana aku dan David di bulan September nanti. Tentang semua hal dan persiapan pernikahan kami. Aku mulai terintimidasi dengan banyak hal, dari apa kata orang, dari apa yang aku lihat dan dari keluarga besar. Dalam pemikiranku menikah itu harusnya sederhana dan yang intinya kita sama sama tau dan paham betul apa esensi dari pernikahan tersebut. Pikirku mudah Mengapa? Mungkin karena aku banyak nonton pernikahan orang-orang bule. Yang begitu sederhana, yang begitu intim, yang begitu minimalis dan indah. Tapi nyatanya apa? Banyak hal yang harus kami pertimbangkan. Aku dan David sama-sama anak sulung, sama-sama dari keturunan pure Batak. Sejujurnya aku dan David punya konsep yang sederhana tentang pernikahan tanpa harus menyakiti dompet satu sama lain. Perjalanan ini sama sekali nggak mudah, ...
Comments
Post a Comment